Palangka Raya – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada penanganan bayi baru lahir, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng menggelar pelatihan resusitasi neonatus terkini bagi tenaga kesehatan bertempat di Aula Gawi Hapakat Rumkit Bhayangkara setempat, Rabu (15/4/2026) pagi.
Kegiatan ini disampaikan langsung oleh Narasumber Dokter Spesialis Anak Rumkit Bhayangkara dr. Akhmad Fauziannor, Sp. A., dan diikuti oleh tenaga medis dan paramedis, seperti dokter, perawat, dan bidan, yang bertujuan untuk memperbarui pengetahuan serta keterampilan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan pada bayi baru lahir.
Pelatihan resusitasi neonatus merupakan salah satu upaya penting dalam menekan angka kematian bayi, khususnya pada saat proses persalinan maupun pasca kelahiran. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi teori serta praktik langsung terkait teknik resusitasi yang sesuai dengan standar terbaru.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh tenaga kesehatan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menangani bayi baru lahir yang membutuhkan tindakan resusitasi secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dan prosedur dalam penanganan neonatus, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, profesional, dan sesuai standar medis.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Rumkit Bhayangkara dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima, khususnya dalam menjamin keselamatan ibu dan bayi, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah. (Har/Adji)